KIRIM EMAIL KE yayasan@ajindo.com
TELEPON KAMI (021) 8192210
DONASI

Sedekah Dengan Keahlianmu

Bersedekah tak hanya sekedar memberikan uang kepada fakir miskin.
Jika selama ini kita berpikir bahwa sedekah hanya untuk orang kaya saja ternyata tidak demikian, Sedekah dengan keahlian artinya memberikan potensi/kempuan yang ada dalam riri kita untuk orang lain.

Hadits Nabi

Tiap muslim wajib bersodaqoh. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersodaqoh.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sodaqoh.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Yuk sedekah dengan keahlianmu bersama yayasan Syekh Ali jaber

Yang mempunyai keterampilan, seni, budaya, motivasi, pengembangn diri, pngusaha, pedagang, tkhnik, ksehatan, multimedia, networking, apapun keahlianmu mari salurkan agar bermanfaat untuk orang lain sehingga menjadi amal jariah kelak di akhir hidupmu.

SEDEKAH DENGAN ASET/HASIL USAHAMU

Sedekah dengan aset adalah sedekah dengan memberikan sebagian barang yang kita miliki baik berupa bangunan, kendaraan, perlengkapan kantor, perlengkapan rumah, atau benda yang merupakan aset halal kita, disekahkan untuk kemaslahatan umat dan agama, sehingga menjadi manfaat bagi orang lain,

Contoh. Seseorang yang mempunyai rumah kemudian rumah itu desedekahkan untuk  pesantren tahfidz maka rumah tersebut akan menjadi aset pahala yang besar bagi pemiliknya, begitupun dengan barang-barang lainya.

Hadits Nabi

Tiada seorang bersodaqoh dengan baik kecuali Allah memelihara kelangsungan warisannya. (HR. Ahmad)

“Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, “Aku hartamu, aku pusaka simpananmu.” Kemudian nabi Saw membaca firman Allah surat Ali Imran ayat 180: “Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi.” (HR. Bukhari) “

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *